Minggu, 16 Oktober 2011

Tips Membeli Truk HINO



Harga mobil dan truk cenderung bergerak dan berubah sesuai dengan kebijakan pasar, ketersediaan stok, raw material, bahkan untuk truk yang banyak menggunakan bahan baku besi dan baja dalam pembuatan bodi manufakturnya sangat rentan terhadap perubahan harga.

Bagi anda yang ingin membeli truk untuk bisnis pribadi atau perusahaan berikut kami berikan tips dan rekomendasi bagaimana membeli truk, khususnya untuk pembelian baru.

1. PILIH SALES TRUK YANG ANDA PERCAYAI
Anda atau perusahaan anda akan menginvestasikan biaya pembelian truk dan karoseri dengan nilai yang sangat besar, dan bahkan jika anda membeli truk dan karoseri merk Hino untuk kategori III truk medium hingga heavy truck anda akan mengeluarkan biaya antara Rp. 600 juta - Rp. 950 juta per unitnya.

Jadi langkah pertama sebelum anda membeli truk dan karoserinya adalah pilihlah partner/sales yang bisa anda andalkan, anda percayai di mana nantinya sales yang kredibel tersebut akan bisa membantu menghadirkan truk yang anda beli di garasi anda dengan tepat waktu, spesifikasi karoseri yang sesuai dengan janji awal.

2. JANGAN PERNAH MEMBAYAR SECARA TUNAI (UANG CASH)
Hal ini mutlak dan 100%. Perhatikan baik-baik di setiap Surat Pesanan Kendaraan (SPK), hampir semua dealer mencantumkan nomor rekening yang sah untuk bertransaksi. Dan pembayaran anda baru di anggap sah jika sudah efektif masuk di rekening perusahaan yang bersangkutan.

3. TENTUKAN JENIS DAN TIPE TRUK
Truk niaga di buat untuk berbagai macam kebutuhan dan peruntukkannya, karenanya produsen-produsen truk mencipatakan banyak tipe dan model untuk memenuhi kebutuhan usaha pemakai produknya. Tentukan kebutuhan anda dengan mengklasifikasikan dalam beberapa point berikut :

* Berapa ton kapasitas barang yang akan anda angkut? dari tonase ini kita bisa menentukan tipe truk yang cocok untuk usaha anda. Kapasitas tonase truk (tonase brutto) di mulai dari 5 ton sampai dengan 44 ton untuk operasional jalan raya, dan hingga 55 ton untuk operasional tambang.

* Berdasarkan dimensi barang yang akan di angkut, kita bisa menentukan tipe truk yang cocok di pakai dari panjang barang yang di angkut misalnya pipa, besi UNP, mild steel, paku bumi, beton cetak dan sebagainya. Umumnya variasi karoseri bak truk mulai dari 3 meter, 4 meter, 4.15 meter, 5.0-5.2 meter, 5.4 meter, 6.2 meter, 7.4-7.6 meter, 9.2-9.4 meter. Untuk variasi ukuran panjang Hino mempunyai produk paling lengkap dengan semua ukuran tersebut.

* Berdasarkan material yang di bawa, apakah untuk mixer truck untuk semen cor, truk tangki untuk semua jenis liquid, bulk carrier untuk semen cair, truk LPG untuk tabung LPG, dump truck untuk material tambang, pasir dan tanah urug, truk crane untuk mesin-mesin berat, alat dukung proyek insfrastruktur, beton cetak, truk box kargo untuk angkutan produk makanan, snack, produk consumer goods dan lain sebagainya. Anda bisa berkonsultasi langsung dengan sales truk yang bersangkutan.

* Berdasarkan area dan medannya. Hino selalu dan terus berinovasi menciptakan truk-truk berdasarkan aspek fungsi dan kegunaan di lapangan. Karenanya produk tipe dan model truk Hino dilapangan memiliki varian yang paling lengkap. Misalnya beroperasi di medan off road anda bisa menggunakan truk bergardan dengan perbandingan gigi besar untuk kemampuan torsi yang besar, untuk medan lumpur Hino juga punya produk Hino Dutro 130 HD dengan tambahan Differntial Spin, leaf spring tambahan, hingga truk 4x4 untuk medan sangat ekstrim.

4. TENTUKAN MODEL KAROSERI TRUK
Ada ratusan model karoseri truk di lapangan, sesuaikan model karoseri sesuai dengan kebutuhan anda. Model-model karoseri yang ada misalnya karoseri mixer, karoseri box, karoseri wing box, karoseri truk tangki, karoseri bus, karoseri manhaul dan sebagainya. Silahkan anda berkonsultasi langsung dengan sales anda.

5. TENTUKAN SPESIFIKASI KAROSERI TRUK
Di Indonesia ada ratusan perusahaan karoseri, untuk pembeli awal yang belum berpengalaman biasanya bingung dalam menentukannya sehingga seringkali menyerahkan pekerjaan ini ke sales yang bersangkutan atau ke dealer tempat membeli chassis truk nya.

Untuk ini yang perlu anda lakukan mintalah spesifikasi teknis karoseri yang anda butuhkan dan itu harus tertulis, harus ada penjelasan yang bisa di pertanggung jawabkan. Jika semuanya tertulis dengan lengkap ini bisa membantu dan menjadikan pegangan anda terhadap truk dan karoseri yang anda beli dan sebagai antisipasi jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.

Jika anda sudah mengenal dengan perusahaan karoseri, Anda bisa langsung memesan ke karoserinya, atau jika anda tidak mau repot mengurusnya maka mintalah merk karoseri yang bersangkutan ke sales anda di surat penawaran atau surat pesanan kendaraannya.

6. TENTUKAN SISTEM PEMBAYARAN
Pada umumnya delaer hanya mengenal 2 sistem pembayaran pembelian truk yaitu secara tunai dan kredit (melalui leasing atau bank). Ada perbedaan dalam 2 sistem pembayaran tersebut yang paling menguntungkan secara ekonomi jelas membeli tunai akan lebih menguntungkan.

Jika perusahaan anda mempunyai cukup dana maka beli tunai jauh lebih menguntungkan. Namun tidak semua pembeli memiliki dana tunai untuk pembelian truk secara tunai. Untuk itu anda bisa melakukan pembelian secara kredit.

Membeli secara kredit biasanya tidak semua perusahaan leasing dan bank mau menerima sekaligus dengan karoserinya, maksudnya chassis dan karoserinya di kredit. Kebanyakan menganut sistem chassis di kredit dan karoseri di bayar tunai ke dealer atau langsung ke karoserinya. Namun jika anda sudah terbiasa membeli truk dan karoseri secara reguler (RO/repeat order) biasanya leasing atau bank akan menerima keduanya (chassis dan karoseri di kredit) tentunya record anda baik di mata kreditor.

Syarat aplikasi kredit pribadi atau perorangan : KTP Suami Istri, foto kopi KK, foto kopi tagihan PLN/air/telkom pilih salah satu, foto kopi PBB rumah, foto kopi rekening bank 3 bulan terakhir.

Syarat kredit atas nama PT atau badan usaha : foto kopi KTP pemilik usaha, foto kopi SIUP, NPWP, tanda daftar perusahaan, tanda domisili perusahaan, foto kopi akta pendirian perusahaan dan perubahahannya jika ada, SK Menkeh HAM.

7. NEGOSIASI HARGA TRUK
Secara umum harga berbanding linier dengan produk, dan mengapa kadang-kadang harga masing-masing dealer berbeda? Seperti yang sudah kami sebutkan di atas bahwa harga kebanyakan di pengaruhi oleh 2 hal yaitu komposisi kebijakan menentukan profit margin dan suplai barang dengan kebutuhan.

Jika anda mendapatkan kepastian barangnya atau sales mengaku punya unitnya sementara ketika anda menghubungi dealer lain banyak yang mengalami kelangkaan barang, maka pastikan ketika anda akan membayar DP melakukan barter kuitansi yang di lengkapi dengan nomor chassis engine yang tertera dengan jelas. Dealer yang punya stock unit ready stock on hand selalu mempunyai daftar chassis engine, ini sudah pasti dan tidak ada alasan apapun. Anda sebagai pembeli juga harus fair ketika meminta bukti chassis engine andapun harus berkomitmen membayar DP pembelian.

8. SURAT PESANAN KENDARAAN (SPK) ATAU PURCHASE ORDER (DO)
Setelah mencapai kesepakatan harga langkah selanjutnya adalah adalah mengeluarkan purchase order dari perusahaan anda, atau menanda tangani surat pesanan kendaraan (SPK). Pastikan tipe, model, merk karoseri, harga produk, spesifikasi karoseri, delivery kendaraan. Jika ada salah satu yang belum tercantum mintalah sales anda melengkapinya sebelum menanda tangani SPK anda. Mintalah 1 berkas SPK yang anda tangani tersebut sebagai pegangan kesepakatan bersama dalam jual beli. Ini menjadi dasar anda ketika akan melakukan komplain jika anda merasa tidak mendapatkan apa yang sudah di janjikan sales anda.

Demikian beberapa tips dari kami, semoga bermanfaat.

HINO INDONESIA - SALES, SERVICE & SPARE PARTS DEALER HINO
Jl. Mayjend Sutoyo Cawang, Jakarta Timur
HOTLINE : (021) 9058.0902 HP :0817.0751.626 / 0856.9550.8104
EMAIL : sales@hinoindonesia.com
WEBSITE : www.hinoindonesia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar