Tampilkan postingan dengan label hino truk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hino truk. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Oktober 2012

Hino Ranger Berbahan Bakar Gas Tampil di IIMS 2012


Selain memamerkan bus mewah Hino Hybrid Selega R,  Agen Tunggal Pemegang Merek (APM) PT Hino Motor Sales Indonesia di ajang Indonesia International Motor Show 2012 juga menampilkan truk kategori 3 Hino Ranger yang menggunakan bahan bakar gas (CNG).

Tipe Hino Ranger CNG ini berkode tipe Ranger FM2PKMA NGV yang didatangkan PT HMSI dari pabrik Hino di Thailand. Sales and Promotion Director PT HMSI Santiko Wardoyo mengatakan, IIMS 2012 menjadi ajang buat Hino memamerkan kelebihan teknologinya kepada masyarakat luas.

Di pameran ini Hino mengusung tema besar '30' menandai perayaan 30 tahun Hino di Indonesia dengan mengusung jargon 'Move to the Next Stage' serta memajang perjalanan panjang Hino selama 30 tahun beroperasi di Indonesia.

Di IIMS kali ini Hino menempati area pamer seluas 720 m2 di area Outdoor Jakarta International Expo Kemayoran. Hino juga memamerkan truk Hino Ranger FG 235T, Hino Ranger FL 260 JW yang merupakan Hino Original Wingbox, Hino 700 ZY1EWPD, Hino Dutro 110 LD Long dan Hino Dutro 4x4 Mobile Service.

Di segmen truk kategori tiga di Indonesia, Hino saat ini menguasai 60 persen pangsa pasar dengan beragam model dan varian Hino Ranger yang mencapai puluhan. Di truk ringan atau di kategori 2, Hino menguasai pasar 12 persen dengan sejumlah model Hino.

HINO INDONESIA - SALES, SERVICE & SPARE PARTS DEALER HINO
Jl. Mayjend Sutoyo Cawang, Jakarta Timur
HOTLINE : (021) 9058.0902
HP : 0817.0751.626 / 0856.9550.8104
EMAIL : sales@hinoindonesia.com
WEBSITE : www.hinoindonesia.com

Kamis, 06 Januari 2011

Tips Memperbaiki Gasket Kepala Silinder (Cylinder Head Gasket)




Paking kepala silinder (cylinder head gasket) atau gasket berfungsi sebagai pembatas/sekat oli, air dan gas yang terletak antara kepala silinder dan blok mesin. Gasket yang berkualitas baik mampu meningkatkan kinerja mesin dan memberikan daya tahan yang baik dalam mencegah kebocoran.

Gasket yang telah memenuhi standar biasanya terbuat dari serat aramida (pengganti asbes) dan baja berlaminasi yang berisi lapisan-lapisan logam tipis. Dapat meningkatkan kemampuan mesin sekaligus lebih ramah terhadap lingkungan.


Tips Perbaikan gasket Kepala Silinder :
Sebenarnya tidak ada periode pemeriksaan terhadap gasket kepala silinder, namun ada beberapa indikator yang apabila muncul anda disarankan melakukan perbaikan/penggantian gasket kepala silinder kendaraan, yaitu saat :
  1. Temperatur mesin sangat tinggi.
  2. Air Radiator bercampur dengan oli mesin.
  3. Performa mesin menurun.
Dalam melakukan perbaikan/penggantian, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan :
  1. Gunakan gasket baru, karena pemasangan kembali gasket lama dapat mengakibatkan kebocoran air, oli dan gas.
  2. Gasket, silinder, kepala silinder dan blok silinder dalam kondisi kering. Jangan menggunakan oli/gemuk (grease), karena dapat mengakibatkan kebocoran kompresi.
  3. Pastikan gasket terpasang dengan benar/tidak terbalik (tanda “H” menghadap keatas)
  4. Pastikan cincin lapis karet (rubber grommet) terpasang dengan baik.
  5. Periksa kembali air radiator, apabila masih tercampur oli kemungkinan besar hal ini dapat disebabkan pemasangan Gasket Cylinder Head yang tidak sempurna.
Syarat-syarat gasket yang memiliki kualitas tinggi :
  1. SUPERIOR PRODUCT CONSISTENCY, Mampu menahan gesekan pada permukaan blok mesin akibat perubahan suhu.
  2. COMPRESIBILITY, memiliki daya penyesuaian bentuk yang baik untuk menutup ketidaksempurnaan dari permukaan blok mesin.
  3. DIMENSIONAL STABILITY, memiliki kestabilan dimensi meskipun telah mengalami perubahan suhu dan tekanan.
  4. HIGH TENSILE STRENGTH, Dengan kekuatan tarik yang tinggi, gasket tidak mudah putus akibat tarikan yang berlebih.
  5. EXELLENT TORQUE RETENTION, Kemampuan menerima torsi yang tinggi membuat gasket dapat menahan tekanan torsi yang berlebih akibaat pengencangan baut yang abnormal.
  6. HEAT RESISTANCE, mampu menahan panas akibat dari perubahan suhu yang tinggi (hingga 300°C)
  7. ANTI-STICK, Tidak meninggalkan sisa gasket pada saat dilepas.
  8. ANTI CORROTION, Tidak menimbulkan karat pada permukaan mesin.
hinoindonesia.com - henry_pjaitan@yahoo.com
Henry Panjaitan 021.9058.0902 / 0817.0751.626


(dari berbagai sumber)

Kamis, 23 Desember 2010

Tips Merawat HINO MOTORS

Ada beberapa Tips merawat mesin hino motors khususnya pada mesin diesel (Engine Truck Parts) aman melaju. Memang mesin penting, tetapi yang teramat penting adalah orang yang membuat, memelihara dan menjalankannya. Kebanyakan truk memerlukan perawatan yang lebih, karena jam kerja mesin yang berlebihan, menyebabkan perlunya penggantian Engine Truck Parts dan Truck Parts New. Berikut kiat pemakaian dan perawatan bagi pemilik kendaraan bermesin diesel :

1. Pemakai hino motors jangan terburu menjalankan mesin diesel sebelum dilakukan pemanasan. Mesin diesel harus dipanasi sedikitnya lima menit.

2. Yang paling utama adalah jangan sampai tangki solar kosong. Disarankan saat tangki berisi 1/3 dari kapasitas, harus segera diisi kembali. Jika tangki kehabisan solar, pemakai harus memompa injection pump karena sifat solar tidak menguap.

3. Bila terjadi kerusakan parah pada injection pump, sebaiknya langsung dibawa ke bengkel, jangan melalui montir sembarangan. Perbaikan harus dilakukan di bengkel khusus mesin diesel.

4. Filter udara harus rajin dibersihkan minimal setiap 20 km. Sebab debu adalah musuh utama dari mesin diesel. Debu yang masuk ke ruang mesin mempercepat keausan pada ruang bakar karena debu akan menjadi bahan pengasah antara selinder dengan ring piston.

5. Selain filter udara, filter solar juga harus diperhatikan kebersihannya. Bila rusak harus segera diganti. Jangan ditunda-tunda, harus terbebas dari sampah supaya tidak terjadi penyumbatan.

6. Disamping setiap pagi harus membuang air dari saringan solar maka secara rutin dianjurkan membersihkan saringan solar dan diganti setelah menempuh 16.000 km.

7. Terakhir, Baterai (Accu), kabel- kabel dan busi (Engine Truck Part). Meski mesin disel bisa dihidupkan tanpa ketiga bagian ini, yakni dengan cara ditarik mobil lain namun hal itu tentu tidak dilakukan setiap hari. Akan terasa aneh, setiap hari harus ditarik baru mesinnya hidup.

hinoindonesia.com