Kamis, 06 Januari 2011

Tips Memperbaiki Gasket Kepala Silinder (Cylinder Head Gasket)




Paking kepala silinder (cylinder head gasket) atau gasket berfungsi sebagai pembatas/sekat oli, air dan gas yang terletak antara kepala silinder dan blok mesin. Gasket yang berkualitas baik mampu meningkatkan kinerja mesin dan memberikan daya tahan yang baik dalam mencegah kebocoran.

Gasket yang telah memenuhi standar biasanya terbuat dari serat aramida (pengganti asbes) dan baja berlaminasi yang berisi lapisan-lapisan logam tipis. Dapat meningkatkan kemampuan mesin sekaligus lebih ramah terhadap lingkungan.


Tips Perbaikan gasket Kepala Silinder :
Sebenarnya tidak ada periode pemeriksaan terhadap gasket kepala silinder, namun ada beberapa indikator yang apabila muncul anda disarankan melakukan perbaikan/penggantian gasket kepala silinder kendaraan, yaitu saat :
  1. Temperatur mesin sangat tinggi.
  2. Air Radiator bercampur dengan oli mesin.
  3. Performa mesin menurun.
Dalam melakukan perbaikan/penggantian, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan :
  1. Gunakan gasket baru, karena pemasangan kembali gasket lama dapat mengakibatkan kebocoran air, oli dan gas.
  2. Gasket, silinder, kepala silinder dan blok silinder dalam kondisi kering. Jangan menggunakan oli/gemuk (grease), karena dapat mengakibatkan kebocoran kompresi.
  3. Pastikan gasket terpasang dengan benar/tidak terbalik (tanda “H” menghadap keatas)
  4. Pastikan cincin lapis karet (rubber grommet) terpasang dengan baik.
  5. Periksa kembali air radiator, apabila masih tercampur oli kemungkinan besar hal ini dapat disebabkan pemasangan Gasket Cylinder Head yang tidak sempurna.
Syarat-syarat gasket yang memiliki kualitas tinggi :
  1. SUPERIOR PRODUCT CONSISTENCY, Mampu menahan gesekan pada permukaan blok mesin akibat perubahan suhu.
  2. COMPRESIBILITY, memiliki daya penyesuaian bentuk yang baik untuk menutup ketidaksempurnaan dari permukaan blok mesin.
  3. DIMENSIONAL STABILITY, memiliki kestabilan dimensi meskipun telah mengalami perubahan suhu dan tekanan.
  4. HIGH TENSILE STRENGTH, Dengan kekuatan tarik yang tinggi, gasket tidak mudah putus akibat tarikan yang berlebih.
  5. EXELLENT TORQUE RETENTION, Kemampuan menerima torsi yang tinggi membuat gasket dapat menahan tekanan torsi yang berlebih akibaat pengencangan baut yang abnormal.
  6. HEAT RESISTANCE, mampu menahan panas akibat dari perubahan suhu yang tinggi (hingga 300°C)
  7. ANTI-STICK, Tidak meninggalkan sisa gasket pada saat dilepas.
  8. ANTI CORROTION, Tidak menimbulkan karat pada permukaan mesin.
hinoindonesia.com - henry_pjaitan@yahoo.com
Henry Panjaitan 021.9058.0902 / 0817.0751.626


(dari berbagai sumber)

Kamis, 23 Desember 2010

Tips Merawat HINO MOTORS

Ada beberapa Tips merawat mesin hino motors khususnya pada mesin diesel (Engine Truck Parts) aman melaju. Memang mesin penting, tetapi yang teramat penting adalah orang yang membuat, memelihara dan menjalankannya. Kebanyakan truk memerlukan perawatan yang lebih, karena jam kerja mesin yang berlebihan, menyebabkan perlunya penggantian Engine Truck Parts dan Truck Parts New. Berikut kiat pemakaian dan perawatan bagi pemilik kendaraan bermesin diesel :

1. Pemakai hino motors jangan terburu menjalankan mesin diesel sebelum dilakukan pemanasan. Mesin diesel harus dipanasi sedikitnya lima menit.

2. Yang paling utama adalah jangan sampai tangki solar kosong. Disarankan saat tangki berisi 1/3 dari kapasitas, harus segera diisi kembali. Jika tangki kehabisan solar, pemakai harus memompa injection pump karena sifat solar tidak menguap.

3. Bila terjadi kerusakan parah pada injection pump, sebaiknya langsung dibawa ke bengkel, jangan melalui montir sembarangan. Perbaikan harus dilakukan di bengkel khusus mesin diesel.

4. Filter udara harus rajin dibersihkan minimal setiap 20 km. Sebab debu adalah musuh utama dari mesin diesel. Debu yang masuk ke ruang mesin mempercepat keausan pada ruang bakar karena debu akan menjadi bahan pengasah antara selinder dengan ring piston.

5. Selain filter udara, filter solar juga harus diperhatikan kebersihannya. Bila rusak harus segera diganti. Jangan ditunda-tunda, harus terbebas dari sampah supaya tidak terjadi penyumbatan.

6. Disamping setiap pagi harus membuang air dari saringan solar maka secara rutin dianjurkan membersihkan saringan solar dan diganti setelah menempuh 16.000 km.

7. Terakhir, Baterai (Accu), kabel- kabel dan busi (Engine Truck Part). Meski mesin disel bisa dihidupkan tanpa ketiga bagian ini, yakni dengan cara ditarik mobil lain namun hal itu tentu tidak dilakukan setiap hari. Akan terasa aneh, setiap hari harus ditarik baru mesinnya hidup.

hinoindonesia.com